Pelatihan Tenaga Kependidikan Sekolah Santo Antonius: Memperkuat Administrasi dan Pemanfaatan Teknologi

Jakarta, 19 September 2026 – Tenaga kependidikan dari unit-unit Sekolah Santo Antonius mengikuti kegiatan Pelatihan Tenaga Kependidikan Sekolah Santo Antonius yang dilaksanakan pada 19 September 2026. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para peserta untuk belajar bersama, merefleksikan pekerjaan yang selama ini dilakukan, sekaligus menambah wawasan dalam mendukung pelayanan dan administrasi sekolah.

Pelatihan dibawakan oleh Dr. Antonius Singgih Setiawan, S.E., M.Si., Ak., ACPA dan terbagi dalam dua sesi. Pada sesi pertama, peserta diajak membahas kembali mengenai peran tenaga kependidikan serta pengelolaan administrasi sekolah, mulai dari pengarsipan, korespondensi, hingga pelaporan.

Suasana pelatihan tidak hanya berisi materi, tetapi juga mengajak peserta untuk melihat kembali pekerjaan mereka sehari-hari. Tenaga kependidikan diajak menyadari bahwa pekerjaan administrasi bukan sekadar menyelesaikan dokumen atau tugas rutin. Di balik setiap data, surat, arsip, dan laporan, ada peran tenaga kependidikan dalam membantu agar kegiatan sekolah dapat berjalan dengan tertib dan lancar.

Peserta kemudian mendapatkan pembahasan mengenai cara mengelola administrasi dengan lebih tertib, termasuk bagaimana menyimpan dan mengelompokkan arsip, mengelola surat masuk dan surat keluar, serta menyusun laporan kegiatan. Hal-hal yang terlihat sederhana dalam pekerjaan sehari-hari ternyata memiliki peran penting agar informasi sekolah dapat tersimpan dengan baik dan mudah ditemukan ketika dibutuhkan.

Memasuki sesi kedua, peserta diajak melihat lebih jauh mengenai pengelolaan data sekolah dan pemanfaatan teknologi informasi. Data sekolah tidak hanya dipandang sebagai kumpulan angka atau daftar nama, tetapi sebagai informasi penting yang dapat digunakan untuk mendukung pelayanan, perencanaan, pelaporan, dan pengambilan keputusan di sekolah.

Berbagai contoh pemanfaatan teknologi dalam pekerjaan administrasi juga dibahas, mulai dari penggunaan spreadsheet, penyimpanan dokumen secara digital, email resmi, scanner, hingga sistem informasi sekolah. Pemanfaatan teknologi diharapkan dapat membantu pekerjaan menjadi lebih cepat, tertata, dan mengurangi kesalahan dalam pengelolaan data maupun dokumen.

Di sisi lain, peserta juga diingatkan bahwa kemudahan teknologi perlu diimbangi dengan perhatian terhadap keamanan data. Pengelolaan akses, penggunaan kata sandi yang aman, pencadangan data secara berkala, serta menjaga kerahasiaan data siswa dan tenaga kependidikan menjadi hal yang tidak kalah penting.

Sebelumnya
Copyright 2026 © Yayasan Pendidikan Katolik Leo Dehon